Beranda » Pelayanan di Poli Umum » Imunisasi Wajib Bayi

Imunisasi Wajib Bayi


Tlp. 0821-3449-5179 Imunisasi wajib bayi

Imunisasi Wajib Bayi

Imunisasi wajib bayi memang sudah diperlakukan di beberapa negara, baik negara maju maupun berkembang. Salah satunya yaitu Indonesia. Imunisasi wajib bayi sudah menjadi salah satu program dibidang kesehatan Indonesia. Oelh karena itu, banyak bermunculan klinik pratama yang menyediakan fasilitas pemberian imunisasi untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Sehat. Salah satunya Klinik Az-Zahra Piyungan.

Indonesia mewajibkan setiap bayi (usia 0-11 bulan) mendapatkan imunisasi dasar lengkap, yakni vaksin hepatitis B, BCG, DTP-HB-Hib 1 (Pentabio), polio tetes, campak, dan MR. Vaksin tersebut yang harus diikuti aturan atau jadwal vaksinnya sesuai usia bayi. Imunisasi wajib bayi menjadi salah satu program wajib di setiap negara sebab vaksin memberi dampak baik untuk kesehatan.

Vaksin berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi sehingga bayi tidak mudah terkena penyakit di masa yang akan datang. Namun ada sebagian orang tua yang belum memahami manfaat imunisasi wajib bayi sehingga tidak melakukan imunisasi wajib bayi tersebut. Ketidakpahaman dan kecemasan seorang ibu lah yang menjadi halangan seorang bayi mendapatkan vaksin dasar.

WHO (World Health Organization) menggambarkan jika imunisasi wajib bayi ialah proses dimana bayi mendapatkan imun tambahan dari luar sehingga tubuh bayi menjadi lebih kebal maupun resisten dengan adanya penyakit yang menular. Imunisasi wajib bayi sendiri menjadi salah satu langkah ataupun upaya agar mampu meningkatkan kekebalan sistem imun pada sebuah penyakit.

Pemberian vaksin memang sangat penting bagi semua kalangan masyarakat terlebih lagi pada anak. Itulah sebabnya setiap orang tua memiliki kewajiban melakukan imunisasi wajib bayi sebab hal ini memang sudah diatur di dalam peraturan No. 42 pada tahun 2013.

Orang tua pun juga wajib mempunyai pengetahuan yang baik mengenai imunisasi wajib bayi sehingga lebih yakin untuk mengimunisasi buah hatinya. Walaupun sampai saat ini belum ada berita mengenai bahaya vaksin. Justru imunisasi wajib bayi terbukti bisa menyelamatkan banyak jiwa, menurunkan angka kesakitan, dan mampu membasmi penyakit menular.

Tlp. 0821-3449-5179 Imunisasi wajib bayi
Tlp. 0821-3449-5179 Imunisasi wajib bayi

Alasan Imunisasi

Nah, inilah beberapa alasan imunisasi diberikan pada bayi. Seberapa pentingkah imunisasi wajib bayi yang perlu diketahui oleh para orang tua:

Imunisasi hak anak

Peraturan Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa imunisasi hak anak wajib diperoleh. Indonesia sendiri sudah berupaya untuk memberikan imunisasi wajib bayi sejak tahun 1970. Alasan dari pemberian imunisasi wajib bayi adalah memenuhi konvensi hak anak yang telah diperlakukan oleh PBB sejak tahun 1990 tepatnya pada tanggal 2 September.

Konvensi hak anak ini meliputi berbagai macam hal seperti hak untuk berkembang, hak untuk kelangsungan hidupnya, hak atas perlindungan anak, dan hak untuk ikut serta atau berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Imunisasi hak anak merupakan salah satu program yang dapat digunakan untuk menunjang program PBB tersebut. Oleh karena itu, pemerintah dan para orang tua juga harus mengupayakan kesehatan yang paling terbaik agar bisa membantu tumbuh kembang si buah hati dengan memberikan vaksin tersebut.

Imunisasi dapat mencegah berbagai penyakit berbahaya pada anak-anak

Alasan lainnya kenapa imunisasi wajib bayi menjadi sangat penting adalah imunisasi dapat mencegah berbagai penyakit berbahaya pada anak-anak. Penyakit-penyakit yang ditimbulkan dari adanya infeksi biasanya memiliki dampak yang cukup berat bahkan sangat berbahaya. Salah satunya menimbulkan kecacatan bahkan sampai kematian pada seseorang. Dampak yang berbahaya seperti ini tentunya dapat dicegah ketika melakukan imunisasi wajib bayi.

Tentu perbedaan antara melakukan vaksin dan tidak melakukan vaksin akan jelas adanya. Seseorang yang melakukan imunisasi wajib bayi tentu akan terhindar dari penyakit berbahaya. Sedangkan seseorang yang tidak melakukan imunisasi wajib bayi akan mudah terserang penyakit berbahaya. Hal tersebut sudah teruji dan terbukti bahwa imunisasi dapat mencegah berbagai penyakit berbahaya pada anak-anak.

Hanya saja setelah bayi melakukan imunisasi terkadang akan demam untuk sementara, rewel, ataupun sakit ringan lainnya. Tetapi hal tersebut bukan menjadi alasan orang tua tidak memberikan imunisasi ke buah hati anda karena permasalahan kecil tersebut tidak berbahaya, hanya respon adaptasi tubuh bayi terhadap imunisasi saja.

Permasalahan yang terjadi akibat imunisasi wajib bayi tersebut bukanlah sesuatu yang harus di cemaskan. Umumnya dokter pun akan meresepkan obat untuk anak supaya permasalahan dapat segera di atasi. Begitu juga jika anak Anda imunisasi wajib bayi di Klinik Az-Zahra yang berada di Jl. Piyungan – Prambanan Km3 Jogja.

Manfaat imunisasi pada bayi

Banyak orang yang belum mengetahui manfaat imunisasi pada bayi. Imunisasi wajib bayi sebagai salah satu program kesehatan di Indonesia bukan semata-mata tanpa arti dan tujuan. Imunisasi wajib bayi ini memberi banyak sekali manfaat imunisasi pada bayi yang harus diketahui setiap orang tua.

Bakteri banyak kita jumpai dimana-mana dan kemungkinan anak pun bisa terkena penyakit yang berbahaya. Apabila anak telah mencapai 80% vaksin maka adanya dampak penyakit infeksi yang cukup berat dapat dicegah dengan baik. Tak hanya itu, vaksin ini juga bisa mencegah adanya penyebaran dari penyakit tertentu di lingkungan sekitar anda.

Oleh karena itu untuk masyarakat di wilayah Kecamatan Piyungan, Berbah, Prambanan, Patuk, Dlingo, Kalasan, Pleret, Banguntapan, Imogiri, Bantul, Wonosari, Sleman dan sekitarnya dapat mengunjungi layanan kesehatan terdekat untuk melakukan imunisasi wajib bayi. Sehingga penyebaran penyakit di area Anda dapat menurun dan aman untuk perkembangan buah hati Anda.

Macam macam imunisasi dasar di Indonesia

Macam macam imunisasi dasar di Indonesia dapat anda peroleh dengan gratis di puskesmas atau posyandu. Saat ini Indonesia menegakkan imunisasi wajib bayi yang harus diperoleh seluruh lapisan masyarakat. Macam macam imunisasi dasar di Indonesia ada 5 macam, sebagai berikut:

Imunisasi hepatitis B pada bayi

Imunisasi hepatitis B pada bayi adalah salah satu imunisasi wajib bayi mengingat virus hepatitis B mudah tersebar yang akan berakibat fatal bahkan kematian. Vaksin ini diberikan guna mencegah adanya infeksi hati yang serius di mana infeksi hati tersebut dikarenakan oleh adanya virus hepatitis B.

Pemberian dari imunisasi hepatitis B pada bayi ini akan diberikan dalam jangka waktu kurang lebih 12 jam setelah bayi lahir. Namun, sebelum itu bayi harus diberikan vitamin K terlebih dahulu. Yang kemudian imunisasi hepatitis B ini akan kembali diberikan ketika anak sudah mencapai usia 2 bulan, 3 bulan, dan usia 4 bulan.

Deman dan lemas pada anak merupakan hal biasa setelah dilakukan imunisasi hepatitis B. Untuk kasus yang jarang terjadi efek samping dari pemberian imunisasi hepatitis B bisa berupa gatal-gatal, pembengkakan pada bagian wajah, serta kulit yang kemerahan.

Imunisasi polio bayi

Imunisasi polio bayi masuk program imunisasi wajib bayi sebab polio menjadi salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Pada kasus yang cukup parah, polio mengakibatkan sesak nafas, kelumpuhan hingga kematian.

Imunisasi polio bayi harus diberikan sebelum mencapai umur 1 bulan lebih. Kemudian vaksin tersebut akan diberikan kembali setiap bulan yakni ketika anak berusia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Agar memperkuat maka vaksin ini akan kembali diberikan ketika dua hati telah mencapai umur 18 bulan.

Efek sampingnya bisa membuat anak demam yang menjadi 39 derajat celcius. Efek samping yang lainnya bisa saja mengakibatkan kulit menjadi merah, susah bernafas, dan menelan ataupun gatal-gatal.

Imunisasi BCG bayi

Imunisasi BCG bayi diberikan dengan maksud mencegah perkembangan dari tuberkulosis yang mana merupakan penyakit infeksi yang cukup serius pada paru-paru. Imunisasi BCG bayi dapat melindungi dan mencegah dari infeksi TB.

Biasanya imunisasi BCG bayi ini diberikan satu kali yakni ketika bayi berusia 2 bulan. Apabila bayi sudah berusia 3 bulan lebih belum mendapatkan vaksin BCG, maka dokter harus melakukan uji tuberkulin atau tes mantox agar dapat melihat apakah bayi tersebut sudah terinfeksi TB atau pun belum.

Umumnya imunisasi BCG bayi ini akan menimbulkan bisul di bekas suntikan vaksin tersebut. Bisul akan muncul sekitar 2 sampai 6 minggu setelah melakukan suntik vaksin BCG.

Nah, bagi Anda yang berniat memberikan imunisasi wajib bayi, maka datang saja ke pelayanan kesehatan kami di Jogja. Klinik Az-Zahra Piyungan melayani masyarakat di wilayah Piyungan, Berbah, Prambanan, Patuk, Dlingo, Kalasan, Pleret, Banguntapan, Imogiri, Bantul, Wonosari, Sleman dan sekitarnya. Kami memiliki jadwal vaksin yang akurat sesuai kemeterian kesehatan. Jadi tunggu apa lagi? langsung saja kunjungi layanan kami.

 

Klinik Az-Zahra Piyungan

Jl. Piyungan – Prambanan Km3 No 28, Jatigrit, Srimartani, Kec. Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792

Tlp./WA 0821-3449-5179

 

https://www.youtube.com/watch?v=xm3uzrTkiiI


Facebook


Whatsapp


Youtube

Imunisasi Wajib Bayi | Klinik Apotek 24 Jam Di Piyungan Berbah Prambanan Patuk Banguntapan Jogja

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami. CS Apotek Az-Zahra 24 Jam WhatsApp 0821 3485 1327 CS Klinik Az-Zahra WhatsApp 0821 3449 5179